Archive for November, 2007

User password?

Sunday, November 4th, 2007

Apabila targeT udah jalan dan kamu udah bisa konek dari client ke server targeT, maka kini saatnya kamu melakukan aksimu. kalau aksimu berhasil tentunya kamu bisa mendapatkan akses ke sistem tanpa perlu tahu user dan password loginnya terlebih dahulu :D

Okay bila kamu ingin tahu user dan password defaultnya adalah:

user: budi
password: budi

untuk root, passwordnya toor :D

password2 lainnya silahkan eksplorasi sendiri. ada tersimpan dokumennya di salah satu folder user ;)

Setting network?

Sunday, November 4th, 2007

Secara default server targeT diset dengan IP: 192.168.1.1, network class C  (Netmask 255.255.255.0). Hostname diset dengan nama hack.my.box. Default service yang dijalankan: dhcp server, dns masq, web server apache, mysql database, ssh.

Jadi apabila targeT udah hidup dan terhubung ke jaringan, bisa kamu panggil langsung misal dari browser di http://hack.my.box atau http://192.168.1.1 atau https://hack.my.box

Jangan lupa set komputer client agar menggunakan dhcp supaya mendapatkan ip dan setting dns secara otomatis dari server targeT.

Selamat ngehack :D

Cara Membuat targeT LiveUSB

Sunday, November 4th, 2007

Caranya mudah..

  1. Siapkan file iso targeT. Kalau belum punya download file iso target disini. Atau cari CD targeT versi liveUSB
  2. Siapkan USB Flashdisk minimal 500 MB
  3. Format Flashdisk dengan sistem FAT16 (FAT32 juga bisa, tapi pada beberapa sistem ditemukan tidak bisa dibooting)
  4. Ekstrak file iso targeT ke direktori sementara di dalam harddisk komputer. Selanjutnya baru copy hasil extrakan tersebut ke Flashdisk. Diekstrak di komputer dulu supaya prosesnya lebih cepat ketimbang langsung ke Flashdisk.
    Untuk pengguna windows bisa pakai winrar. Untuk pengguna linux bisa dengan perintah mount.
    # mount target-0.1.junior-i386.iso -0 loop /mnt/zip
  5. Selanjutnya copy seluruh isi direktori boot/ (didalamnya ada file vmlinuz, splash.txt, splash.lss dst) ke direktori utama dari flashdisk.
  6. Di direktori utama, rename file isolinux.cfg menjadi syslinux.cfg
  7. Edit file syslinux.cfg dengan editor Anda (misal pakai notepad, atau gedit). Hapus seluruh kata yang mengandung boot/
    Sehingga nanti isinya menjadi seperti ini:

    display splash.cfg
    default target
    prompt 1
    timeout 50
    F1 splash.txt
    F2 splash.cfg
    label target
    kernel vmlinuz
    append vga=771 max_loop=255 initrd=initrd.gz init=linuxrc load_ramdisk=1 prompt_ramdisk=0 ramdisk_size=4444 root=/dev/ram0 rw
    label memtest
    kernel memtest
  8. Apabila Anda di windows, copy file didirektori tool/WIN/syslinux.exe ke C:\WINDOWS. Apabila Anda pakai linux tidak perlu, karena biasanya perintah syslinux ini sudah disediakan pada kebanyakan distro. Tapi kalau tidak ada bisa download disini
  9. Untuk pengguna windows, buka jendela command prompt (start > run > cmd), lalu ketikkan
    syslinux F: (ganti F: dengan drive dari pendrive Anda. JANGAN SALAH!)
    Untuk pengguna linux, buka jendela console, login sebagai root, lalu ketikkan syslinux /dev/sda1
    (ganti /dev/sda1 dengan nama device dari pendrive Anda. Anda bisa memeriksa nama device dengan menjalankan perintah dari root: fdisk -l )
  10. restart komputer anda, dan boot dari Flashdisk. Pada beberapa motherboard bisa dengan cara menekan tombol F11/F12 untuk menampilkan pilihan boot)
  11. Seharusnya Anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini bila berhasil: